Senin, 03 Desember 2012

something~

Diposting oleh AYDIN di 04.36

Bismillah
Kenal
Saya kenal kamu lebih banyak dari yang lain. Saya kenal kamu lebih lama dari yang lain. Dan saya sangat tahu apa yang kamu suka dan apa yang kamu benci. Namun meski begitu terkadang sulit bagi saya untuk memahami kamu. Sulit bagi saya untuk mengerti maumu. Terlebih sulit bagi saya untuk mengaturmu.
Tukang mimpi
Suatu hari saya baca isi buku catatan tentang mimpi-mimpi mu. Banyak sekali. Haha, Sesekali saya tertawakan mimpi yang kamu tulis, ada banyak hal yang rasanya tidak mungkin. Saya kenal kamu yang pemimpi. Dan sesekali saya tersenyum mengaminkan impian yang tertoreh di buku yang semakin lusuh itu.
Semangat
Jujur, saya sangat tidak bisa apa-apa ketika kamu tidak bersemangat. Saya tidak tahu harus bagaimana ketika kamu kehilangan rasa percaya dirimu. Saya tidak bingung sekali jika kamu sedang bersedih. Meski saya tahu, ada banyak hal yang sengaja kamu tuliskan terus dan terus agar dapat kamu baca lagi dan lagi untuk mengambil semangatmu kembali. Tapi ketika itu tak berhasil, saya sendiri tak tahu harus bagaimana lagi agar kamu mau kembali ceria dan berbagi. Saya tahu, kamu cuma butuh waktu, perlahan-lahan katamu waktu itu. Perlahan-lahan untuk bangkit dan bangun, serta kembali bersemangat. Setiap orang pernah salah, berkali-kali kamu katakan itu, saya dengar. Allah ngga mungkin dzalim pada hambaNya kamu yakin itu, berkali-kali kamu teriakkan itu di hatimu, saya juga dengar.
Belajar
Kamu akan stress ketika kamu tidak mengerti sesuatu. Kamu akan berdalih tentang waktu. Minta waktu untuk mempelajarinya. Saya tahu, betapa tersiksanya kamu ketika merasa tidak memahami suatu hal, tapi kamu juga harus tahu betapa kesalnya saya ketika melihat kamu menyerah untuk mengerti atau malah melarikan diri dan mundur perlahan. Katamu, kamu butuh waktu dan ruang. Saya tahu betapa tidak percaya dirinya kamu terhadap dirimu ketika kamu lihat ada orang yang begitu sempurna memiliki semua yang tidak kamu punya. Berkali-kali kamu bisikkan,”tidak, tidak ada orang yang sempurna, orang itu pasti tidak punya hal-hal yang aku punya”. Dan kamu benar untuk itu, percayalah.
Kesehatan
Ketika kamu mengeluh sakit, sejujurnya ada rasa kesal di hati saya. Berkali-kali saya mengingatkan diri kamu agar makan teratur, dan memperhatikan maagmu. Berkali-kali saya mengingatkan kamu untuk tidak meikirkan hal-hal yang membuatmu kehilangan nafsu makan. Mengingatkanmu untuk teratur mngkonsumsi madu dan air putih yang banyak.Jika pada akhirnya kamu jatuh sakit, saya menyesal karena sekali lagi saya kalah, sekali saya gagal untuk tegas padamu.
Target
Kamu tahu, saya hanya ingin agar hidupmu benar-benar bermanfaat. Kamu tidak menangis ketika di penghujung hidup nanti karena kehabisan waktu untuk memperbaiki semuanya. Tidak, saya hanya tidak ingin kamu menyesal. Saya hanya ingin kamu pada akhirnya bersyukur untuk hidup yang kamu punya bahwa kamu sudah melakukan semua yang ingin kamu lakukan, sudah mencoba beragam hal yang ingin kamu coba, dan sudah berbuat banyak untuk orang lain. Tiap kali kamu bercerita pada saya tentang target-targetmu, berkali-kali saya berpesan,”makanya serius dan semangat”. Dan saya tahu kamu tidak pernah lupa itu.Dan jangan buat saya menyesal karena targetmu berlalu semakin menjauh.
Tiap kali saya gagal untuk tegas padamu, tiap kali saya menyesal. Saya menyesal karena kamu berkali-kali mengalahkan saya.
Ramadhan sudah dekat, saya hanya berharap kedepannya setelah ini, saya bisa mengalahkanmu untuk semua hal. Membuat kamu tidak lagi lalai, tidak lagi cengeng, tidak lagi mau menyerah. Berjanji untuk terus lebih baik, untuk terus memperbaiki diri, untuk terus berusaha, untuk terus bersemangat, untuk terus bermanfaat, dan saya tidak menyesal mengenalmu. Berjanjilah pada saya untuk itu semua, Ai.
Regards, musuh besarmu.

-aydin-

something~


Bismillah
Kenal
Saya kenal kamu lebih banyak dari yang lain. Saya kenal kamu lebih lama dari yang lain. Dan saya sangat tahu apa yang kamu suka dan apa yang kamu benci. Namun meski begitu terkadang sulit bagi saya untuk memahami kamu. Sulit bagi saya untuk mengerti maumu. Terlebih sulit bagi saya untuk mengaturmu.
Tukang mimpi
Suatu hari saya baca isi buku catatan tentang mimpi-mimpi mu. Banyak sekali. Haha, Sesekali saya tertawakan mimpi yang kamu tulis, ada banyak hal yang rasanya tidak mungkin. Saya kenal kamu yang pemimpi. Dan sesekali saya tersenyum mengaminkan impian yang tertoreh di buku yang semakin lusuh itu.
Semangat
Jujur, saya sangat tidak bisa apa-apa ketika kamu tidak bersemangat. Saya tidak tahu harus bagaimana ketika kamu kehilangan rasa percaya dirimu. Saya tidak bingung sekali jika kamu sedang bersedih. Meski saya tahu, ada banyak hal yang sengaja kamu tuliskan terus dan terus agar dapat kamu baca lagi dan lagi untuk mengambil semangatmu kembali. Tapi ketika itu tak berhasil, saya sendiri tak tahu harus bagaimana lagi agar kamu mau kembali ceria dan berbagi. Saya tahu, kamu cuma butuh waktu, perlahan-lahan katamu waktu itu. Perlahan-lahan untuk bangkit dan bangun, serta kembali bersemangat. Setiap orang pernah salah, berkali-kali kamu katakan itu, saya dengar. Allah ngga mungkin dzalim pada hambaNya kamu yakin itu, berkali-kali kamu teriakkan itu di hatimu, saya juga dengar.
Belajar
Kamu akan stress ketika kamu tidak mengerti sesuatu. Kamu akan berdalih tentang waktu. Minta waktu untuk mempelajarinya. Saya tahu, betapa tersiksanya kamu ketika merasa tidak memahami suatu hal, tapi kamu juga harus tahu betapa kesalnya saya ketika melihat kamu menyerah untuk mengerti atau malah melarikan diri dan mundur perlahan. Katamu, kamu butuh waktu dan ruang. Saya tahu betapa tidak percaya dirinya kamu terhadap dirimu ketika kamu lihat ada orang yang begitu sempurna memiliki semua yang tidak kamu punya. Berkali-kali kamu bisikkan,”tidak, tidak ada orang yang sempurna, orang itu pasti tidak punya hal-hal yang aku punya”. Dan kamu benar untuk itu, percayalah.
Kesehatan
Ketika kamu mengeluh sakit, sejujurnya ada rasa kesal di hati saya. Berkali-kali saya mengingatkan diri kamu agar makan teratur, dan memperhatikan maagmu. Berkali-kali saya mengingatkan kamu untuk tidak meikirkan hal-hal yang membuatmu kehilangan nafsu makan. Mengingatkanmu untuk teratur mngkonsumsi madu dan air putih yang banyak.Jika pada akhirnya kamu jatuh sakit, saya menyesal karena sekali lagi saya kalah, sekali saya gagal untuk tegas padamu.
Target
Kamu tahu, saya hanya ingin agar hidupmu benar-benar bermanfaat. Kamu tidak menangis ketika di penghujung hidup nanti karena kehabisan waktu untuk memperbaiki semuanya. Tidak, saya hanya tidak ingin kamu menyesal. Saya hanya ingin kamu pada akhirnya bersyukur untuk hidup yang kamu punya bahwa kamu sudah melakukan semua yang ingin kamu lakukan, sudah mencoba beragam hal yang ingin kamu coba, dan sudah berbuat banyak untuk orang lain. Tiap kali kamu bercerita pada saya tentang target-targetmu, berkali-kali saya berpesan,”makanya serius dan semangat”. Dan saya tahu kamu tidak pernah lupa itu.Dan jangan buat saya menyesal karena targetmu berlalu semakin menjauh.
Tiap kali saya gagal untuk tegas padamu, tiap kali saya menyesal. Saya menyesal karena kamu berkali-kali mengalahkan saya.
Ramadhan sudah dekat, saya hanya berharap kedepannya setelah ini, saya bisa mengalahkanmu untuk semua hal. Membuat kamu tidak lagi lalai, tidak lagi cengeng, tidak lagi mau menyerah. Berjanji untuk terus lebih baik, untuk terus memperbaiki diri, untuk terus berusaha, untuk terus bersemangat, untuk terus bermanfaat, dan saya tidak menyesal mengenalmu. Berjanjilah pada saya untuk itu semua, Ai.
Regards, musuh besarmu.

-aydin-

Search

 

KERTAS KEHIDUPAN Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review