Tolong, jangan kecewakan aku, ya…
Mungkin aku belum pernah bilang itu secara langsung, tapi aku cuma ingin kamu tau, jangan kecewakan aku, aku, yang sedang dalam proses mengubur semua ego, emosi, bete, kesel, kangen, moody-an——ku ke kamu.
Mungkin aku belum pernah bilang itu secara langsung, tapi aku cuma ingin kamu tau, jangan kecewakan aku, aku, yang sedang dalam proses mengubur semua ego, emosi, bete, kesel, kangen, moody-an——ku ke kamu.
Percaya aku, sungguh itu tidak mudah. Itu tidak mudah, sayang.
“Maaf”. Sebuah kata yang menurutku ‘sakral’ untuk aku ucapkan sangat jarang ku ucap, sekarang untukmu selalu aku gulirkan. Hm…. Entah, bagiku, menyesakkan untuk berkata Maaf pada sesuatu yang seharusnya tak perlu aku ucapkan. Aku bete, ujungnya, aku yang minta maaf, nyemnyeeemm…….
Untuk itu, jangan, jangan ya, jangan kamu kecewain aku, lagi ☺☺☺😘
“Maaf”. Sebuah kata yang menurutku ‘sakral’ untuk aku ucapkan sangat jarang ku ucap, sekarang untukmu selalu aku gulirkan. Hm…. Entah, bagiku, menyesakkan untuk berkata Maaf pada sesuatu yang seharusnya tak perlu aku ucapkan. Aku bete, ujungnya, aku yang minta maaf, nyemnyeeemm…….
Untuk itu, jangan, jangan ya, jangan kamu kecewain aku, lagi ☺☺☺😘